‘Suara Perdamaian’ World Peace Trio di Java Jazz 2017

April 24, 2017

‘Suara Perdamaian’ World Peace Trio di Java Jazz 2017

Dwiki Darmawan adalah pianis kenamaan yang tak pernah absen sepanjang Java Jazz 13 kali digelar di Indonesia. Pada hari penutup gelaran tahun ini, Dwiki mendapat kesempatan tampil dua kali dalam pementasan kolaborasi maupun solo.

Dwiki mengawali penampilannya pada sore hari bersama pemetik gitar fusion asal Timur Tengah, Kamal Musallam dan peniup Saksofon asal Inggris, Gilad Atzmon. Ketiganya tampil sebagai grup bernama World Peace Trio.

Seperti nama grup yang diusungnya, grup itu hadir untuk membawa pesan perdamaian di festival musik Jazz tahunan yang diselenggarakan di Jiexpo Kemayoran. Mereka tampil dengan memainkan Jazz instrumental.

Setelah mendendangkan dua instrumen di awal penampilan, Kamal Musallam menyapa penonton sekaligus mengundang pemain drum jazz asal Israel Asaf Sirkis untuk bergabung.

“Kami dari etnik yang berbeda-beda, tapi dengan tampil di Java Jazz ini kami ingin menunjukkan pada dunia bahwa musik kami ingin mengantarkan pesan perdamaian,” kata Musallam di tengah penampilannya, Minggu (5/3).

Tak hanya membawa pesan perdamaian, mereka pun unjuk kebolehan dengan memainkan instrumen yang dibawakan spontan alias dadakan. Musallam menyebut aksi mereka terinspirasi dari penonton yang datang.

“Kami juga bermain musik eksperimental yang baru diciptakan di sini, terinpirasi dari kalian semua (penonton),” ucap Musallam yang tampil mencolok dengan jas berwarna merah terang, disambut tepuk tangan penonton.

Instrumen itu diberinya judul Peace & Beyond. Sebelumnya, World Peace Trio turut membawakan instrumen yang berjudul The Seeker dan In a Sentimental Mood. Di akhir penampilannya, grup itu tampil membawakan instrumen berjudul Ramallah.

Secara keseluruhan, instrumen-instrumen yang dibawakan grup itu kental akan nuansa musik Timur Tengah.

Kolaborasi antara Dwiki dengan Musallam bukanlah yang pertama kali. Mereka sebelumnya pernah berkolaborasi di Java Jazz Festival 2011. Bagi Musallam sendiri, ini merupakan penampilan ketiganya, setelah sempat tampil di acara sama pada 2009.

Dwiki sementara itu akan tampil lagi jelang pertunjukan tengah malam yang sekaligus menjadi pentas pamungkas JJF 2017. Pada penampilannya nanti Dwiki berencana membawakan materi dari album terbarunya Pasar Klewer.

Source:
http://www.cnnindonesia.com/hiburan/20170305204052-227-197987/suara-perdamaian-world-peace-trio-di-java-jazz-2017/